Desy Susanty Soroti Penyelesaian Tapal Batas di Kabupaten Wajo

0
63

MAKASSAR, ChannelOne –– Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel menyoroti penyelesaian tapal batas di sejumlah kabupaten/kota pada rapat kerja evaluasi Triwulan IV Tahun 2019, Selasa 7 Januari 2020.

Tapal batas ini memang kerap menjadi persoalan antara dua wilayah. Begitu juga yang terjadi di lima kabupaten antara lain; Wajo dan Sidrap, Wajo dan Soppeng, Wajo dan Luwu, Bone dan Wajo, serta Soppeng dan Sidrap.

Anggota Komisi A DPRD Sulsel, Desy Susanty Sutomo mengungkapkan bahwa persoalan tapal batas, khususnya di daerah pemilihannya yakni Kabupaten Wajo dan Soppeng belum selesai. Begitu juga dengan tapal batas Wajo dan Sidrap.

“Sepuluh tahun mi itu lebih di Wajo belum selesai tapal batas antara Wajo dan Sidrap. Tepatnya di Kecamatan Maniangpajo,” terang Desy.

Legislator Partai NasDem ini pun berharap agar pemprov tetap proaktif berkoordinasi dengan Kemendagri terkait tapal batas di seluruh wilayah Sulsel yang sampai saat ini belum selesai.

“Kami menerima jawaban dari Biro Pemerintahan Pemprov Sulsel sejauh ini mereka masih koordinasi dengan Kemendagri,” terangnya.

Sekadar informasi tapal batas sejumlah kabupaten di Sulsel hingga saat ini masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Ada 49 jumlah segmen batas yang menghubungkan setiap kabupaten/kota dinilai bermasalah.

Kemudian 23 segmen diantaranya sudah selesai, 26 segmen yang masih belum diselesaikan. Segmen batas kabupaten yang belum tuntas, ada di Sidrap-Soppeng, Sidrap-Wajo, Sidrap-Barru.

Selanjutnya tapal batas Sidrap-Luwu, Wajo-Bone, Wajo-Luwu, Luwu Utara-Luwu Timur, Pinrang-Enrekang, Pinrang-Tator, Bantaeng-Bulukumba, Takalar-Jeneponto, Takalar-Gowa, Sinjai-Bulukumba.(Muh. Seilessy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here