Ditjen PKH Peduli Banjir Indramayu

0
323

INDRAMAYU, Channelone23.com – Bencana banjir yang tengah melanda di hampir sebagian wilayah Indonesia, tak terkecuali pulau Jawa, telah menyebabkan ribuan orang mengungsi. Ratusan rumah rusak, ribuan hektar lahan pertanian terendam banjir dan hanyutnya puluhan hewan ternak, seperti sapi, kambing, domba dan kerbau.

Salah satu kabupaten yang terdampak banjir di Jawa Barat adalah Kabupaten Indramayu. Tingginya intensitas curah hujan selama 3 hari sejak Minggu (7/2/2021) sampai dengan Selasa (9/2/2021) telah menyebabkan jebolnya beberapa tanggul dan meluapnya air sungai Cipunagara.  Sehingga merendam 8 (delapan) kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Dari 8 kecamatan tersebut ada 15 desa yang terendam, 15 desa tersebut yaitu Haurgeulis, Cipancuh, Kertanegara, Haurkolot, Sukajadi, Karangtumaritis, Baleraja, Babakan Jaya, Loyang, Cikawung, Karanganyar, Eretan, Eretan Wetan, Mulyasari, Wanasari dan Tugu.

Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) melalui Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang dan Balai Veteriner (BVet) Subang ikut bergerak turun tangan meringankan beban korban terdampak banjir, khususnya masyarakat peternak.

Bantuan yang diberikan sebanyak 2 truk rumput gajah (kurang lebih 11 ton) dan bantuan paket obat-obatan untuk ternak. Bantuan ini telah didistribusikan ke sejumlah peternak di Kecamatan Haurgeulis dan Tukdana. 

“Bantuan pakan dan obat-obatan ini merupakan bukti kepedulian kita terhadap korban terdampak banjir khususnya para peternak yang ada di Kabupaten Indramayu,” ujar Kepala BIB Lembang, Ir. Tri Harsi, MP.

Dalam kegiatan penyaluran bantuan tersebut, BIB Lembang bersinergi dengan Balai Veteriner Subang dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kabupaten Indramayu. 

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesarnya-besarnya kepada Kementerian Pertanian RI, atas kepeduliannya terhadap masyarakat khususnya peternak terdampak Banjir di Kabupaten Indramayu,” ujar Kabid Peternakan Dinas PKH Kabupaten Indramayu, Anang Ruswana.

Selain memberikan bantuan pakan dan obat-obatan untuk ternak, Tim BIB Lembang dan Balai Veteriner Subang bersama Tim Dinas PKH Kabupaten Indramayu juga melakukan pelayanan terpadu berupa pemeriksaan kondisi hewan dan penyuntikan vitamin. 

Kegiatan tersebut dilakukan door to door dengan mendatangi langsung sapi-sapi yang ada di Peternak dan yang masih dilokasi kandang penampungan sementara akibat banjir. Setidaknya ada kurang lebih 175 ekor sapi yang ada di Kecamatan Haurgeulis dan Tukdana telah diperiksa dan diberikan pelayanan kesehatan. 

Jahir (80), salah satu peternak yang memiliki 12 ekor sapi di Desa Wanakaya Kecamatan Haurgeulis, mengaku sangat senang dengan adanya bantuan pakan (rumput) ini. Ia mengucapkan terima kasih kepada Kementan melalui BIB Lembang dan Balai Veteriner Subang atas kepeduliannya kepada korban banjir di Kabupaten Indramayu, khususnya kepada para peternak.

“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Kementan, ini sangat membantu saya, sapi saya sudah 3 hari tidak diberi pakan, karena kebun pakan saya terendam banjir,” ungkap Jahir.

Direktur Jenderal PKH, Kementan, Nasrullah menyampaikan rasa prihatin atas musibah banjir di indramayu dan sekitarnya, semoga dengan adanya bantuan pakan dan kegiatan pelayanan kesehatan hewan ini bisa membantu kesejahteraan peternak di masa bencana dan pandemi covid-19 ini.

“Kami selalu mendukung kegiatan yang selalu membuat para peternak sejahtera. Karena itu tujuan utama kami,” tutur Nasrullah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here