DR. Muh. Zain, Prof Sattu Alang Profesor Petualang

0
90

INIPASTI.COM – Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof.Hamdan Juhannis, MA, Ph.D memberikan testimoni pada acara bedah buku Prof Sattu Alang yang berlangsung di ruang LT, Senin 2/11/2020.

Dikatakan, Prof DR HM. Sattu Alang, M.Ag yang telah menulis buku dengan judul buku “Anak Muallaf jadi Professor Muslim, dihadiri Bapak DR Muhammad Zain, M.Ag, Direktur Guru dan Kependidikan Kemenag RI.

Membaca buku Prof. Sattu, maka sosok Sattu Allang adalah seorang yang memiliki kompleksitas yang rumit, dan memiliki kapasitas yang mumpuni, tuturnya.

Coba saja, kalau kita mau minta nasehat, jampi-jampi apalagi kalau terkait bentrok dalam rumah tangga, semuanya ada.

Kemampuan beliau itulah yang saya gambarkan sebagai seorang profesor yang sangat paripurna.

Bukunya layak dijual, dikembangkan untuk memetik hikmah yang ada dalam buku karya beliau.

Sementara itu, DR Muh Zain pada kesempatan tersebut mengatakan, “Tidak ada parfum yang harum selain parfum pengantin”

Maknanya, sebagai santri, makruh hukumnya bicara dihadapan orang orang yang mulia dari pada kita.

Tetapi dalam buku yang lain mengatakan, Tidak makruh apabila kita disuruh oleh yang mulia.

Dalam ulasannya sempat menyinggung tentang corona yang telah meluluhlantakkan tatanan dunia. Dalam suasana mencekam itu, Bapak Sattu Alang mampu mencari celah di tengah suasana pandemic.

Dr. Zain dalam testimoni saya di halaman 212, Professor Sattu Alang adalah sosok profesor yang petualang dan seorang terafis yang handal.

Beliau adalah seorang profesor pencerita yang handal. Suatu ketika saya berjalan keluar negeri bersama Prof Sattu dan DR. Ilham.

Di Jerman, saya tanya Pak Ilham, apa isinya itu koper ??? Lalu dijwab, ” Ini beras dan ada juga ikan kering” tuturnya.

Ketika di Jerman turun salju, ternyata resep Pak Ilham bawa beras dan ikan kering, terbukti manfaatnya, sangat tepat dan saya menikmati beras yang dibawa Pak Ilham.

Karena itu, untuk mengetahui karakter seseorang berjalanlah selama sepekan untuk mengetahui siapa dia sebenarnya. Dan perbanyaklah membaca buku, karena ;

Buku adalah anugerah Tuhan
Buku adalah sahabat paling setia, dan
Buku adalah simbol kewarasan

Usai bedah buku dilanjutkan dengan foto bersama dan puncak acara ditandai dengan pembacaan puisi oleh Dr. Irwanti Said dengan judul “Bersamamu Mahaguruku” (syakhruddin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here