Lagi, KPK Jaring OTT Walikota Cimahi Politisi PDIP

0
258

ChannelOne23.com — Sabtu, 28/11/2020 – KPK kembali mejaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna, politisi PDIP pada Jumat (27/11/2020) sekitar pukul 10.30 WIB. Anjay ditangkap KPK usai menghadiri kegiatan di Gedung Cimahi Technopark.

OTT ini dilakukan karena Ajay diduga menerima suap perizinan pengembangan Rumah Sakit Kasih Bunda Cimahi. KPK juga turut menangkap 9 orang lainnya dan menyita uang Rp 425 juta. “Termasuk di antaranya adalah wali kota Cimahi, pejabat Pemkot Cimahi dan beberapa orang unsur swasta,” kata Ali Fikri.

“Diamankan dalam tangkap tangan ini uang dalam pecahan rupiah setidaknya sekitar Rp 425 juta dan dokumen keuangan dari pihak RS,” tambahnya.

Menurut sumber, uang itu diduga merupakan bagian dari commitment fee sekitar Rp 3 miliar.

Sebelum terjaring OTT KPK, Ajay sempat beraktivitas menghadiri sejumlah kegiatan, salah satunya peringatan Hari Kesehatan Nasional, bertempat di Gedung Cimahi Technopark.

“Tadi sempat beraktivitas di lapangan setelah itu menjelang Jumatan belum tahu ke mana lagi. Ada beberapa kegiatan yang batal, rapat pembahasan dengan DPRD,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi, Dikdik S Nugrahawan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ajay terjaring OTT KPK sesaat setelah membuka kegiatan Hari Kesehatan Nasional yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kota Cimahi. Nahasnya, selang 30 menit kemudian atau tepat setelah Ajay membuka kegiatan, politisi PDIP itu terjaring OTT KPK

Menurut sumber, saat menuruni tangga keluar dari Gedung Cimahi Technopark pada pukul 10.30 WIB, Ajay langsung didekati oleh beberapa orang yang kemudian merangkulnya lalu menggiring Ajay ke minibus yang telah menunggu di luar gedung.

OTT terhadap Ajay menambah daftar panjang Wali Kota Cimahi yang diciduk KPK karena kasus korupsi. Sebelumnya ada nama Itoc Tochija sebagai Wali Kota pertama Cimahi, lalu istrinya Atty Suharti sebagai Wali Kota ke dua Cimahi.

//Sumber: detik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here