Meniti Jalan Setapak di Tengah Hutan Mangrove Tongke Tongke Sinjai

0
148

SINJAI, Channelone233.com – Liburan setiap saat telah menjadi kebutuhan manusia, karena salah satu yang dapat menyegarkan pikiran adalah melakukan rekreasi atau piknik, mengunjungi wisata yang menarik, untuk melepas dan melupakan kerja.

Sinjai salah satu kabupaten di Sulsel memiliki beragam destinasi wisata terbaik dan ditayangkan untuk dilihat.

Salah satu destinasi wisata itu berlokasi di Desa Tongke-Tongke Kecamatan Sinjai Timur, yakni Hutan Mangrove Tongke-Tongke.

Mengunjungi hutan mangrove kerap menjadi liburan menyenangkan, sebab udara sejuk dengan teduhnya hutan bakau mampu mengusir segala lepenatan hidup.

Pengunjung bisa melihat hutan ini dengan melewati jalan setapak dari kayu. Bahkan bisa mengunjungi kafe terapungnya.

Desa Tongke-Tongke ini merupakan salah satu dari lima desa di wilayah pesisir Kabupaten Sinjai. Nama Desa Tongke-Tongke dan hutan bakaunya mulai dikenal dan menjadi perbincangan di kalangan masyarakat pada beberapa tahun terakhir ini

Penanaman pohon bakau ini membuahkan hasil karena pemukiman warga sudah bebas dari abrasi, dijadikan tempat wisata indah.

Selain itu warga setempat juga bisa mendapatkan tahapan dengan berjualan di kawasan hutan bakau Tongke-Tongke termasuk pusat penjualan cendramata yang dapat menyerap beberapa tenaga kerja.

Saat pertama kali menginjakkan kaki di kawasan wisata, maka pengunjung akan di sambut pepohonan rindang yang tampak menghiasi bibir-bibir pantai.

Pengunjung yang datang bersama setiap sudut hutan tersebut, dengan tersedia fasilitas berupa jembatan kayu yang tampak membentang dan mengitari kawasan wisata tersebut.

Sekumpulan kayu ditata sedemikian rupa tersebut membentuk sebuah jembatan yang tampak dalam hutan bakau.

Justru hadirkan jembatan ini kesan yang dimiliki di hati wisatawan.
Bukan hanya sekedar bersantai ria sendiri, selama berada di lokasi pengunjung dapat menyimpan keindahan fauna yang bisa dinikmati cukup beragam mulai dari kelelawar, jenis serangga, hingga ular pohon sekalipun tampak melenggang santai tanpa memperdulikan kehadiran para pengunjung.

Juga akses menuju lokasi wisata yang juga cukup mudah karena pengunjung hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 7 Km untuk bertolak dari arah Kota Sinjai.

Dan jalan menuju lokasi cukup mulus dengan pemandangan begitu indah karena di sepanjang jalan banyak pepohonan buah-buahan seperti rambutan, durian, manggis, buah naga, dan lainnya.

Sehingga pengunjung luar daerah mudah menjangkau dan pengunjung lokal mungkin tidak kesulitaan untuk menemukan lokasi wisata mangrove ini.

// Laporan: Nurhidayah
Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara Fisip Unismuh Makassar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here